Sunday, October 1, 2017

Ruqyah

Assalamu'alaikum...Wr...Wb.

CARA MENGGATASI SIHIR ATAU TINDAKAN DZALIM SECARA GHAIB

Kawan-kawan yang semoga selalu ada dalam lindungan Allah swt, baik kali ini saya akan mencoba berbagi ilmu mengenai ruqyah, ilmu ini saya dapatkan dari teman yang dulu sepondok bahkan satu kobong dengan saya di Pon-Pes Sindangsari Al-Jawami yakni Ustadz Saeful Fitriana, S.Hum.

Kata beliau ruqyah sangatlah penting agar kita tidak terpengaruh oleh sihir ataupun tindakan dzalim yang akan dilakukan oleh orang yang tidak menyukai kita, banyak sekali faktor kenapa orang lain bertindak dzalim kepada kita diantaranya:

  1. Kalah bersaing dalam dagang yakni usaha
  2. Atasan lebih menyukai diri anda dibandingkan dengan teman anda, atau
  3. Bahkan karena anda telah menolak cinta dari orang yang mencintai anda.. hihihi
masih banyak lagi faktor-faktor yang bisa menyebabkan orang lain bertindak dzalim kepada anda baik itu secara dzahir seperti pukulan ataupun secara ghaib seperti sihir dan yang lainnya. Nah kawan-kawan untuk menangkal yakni mengatasi hal seperti itu kita bisa menggunakan ruqyah sebagai solusinya adapun ruqyah itu sendiri dapat dilakukan oleh orang lain terhadap diri kita yakni oleh ustadz, kyai ataupun ulama. Namun teman saya menyarankan agar kita mencoba terlebih dahulu dengan cara ruqyah secara mandiri, ruqyah secara mandiri diantara:
  1. Dzikir pagi dan petang
  2. Dzikir setelah sholat 5 waktu ataupun
  3. Istigosah dan lain sebagainya.
Nah tiga hal diatas jika dilakukan dapat dikategorikan sebagai ruqyah secara mandiri karena ketika kita dzikir jika diartikan oleh bahasa indonesia intinya kita meminta perlindungan, pengampunan serta keselamatan hidup dunia dan akherat kepada Allah swt. Baik kawan-kawan sempatkan dzikir yah sesudah sholat, sekian sedikit ilmu yang bisa saya bagikan mudah-mudahhan ada manfaatnya yah bagi kawan-kawan semua dan semoga saya selaku penulis serta kawan-kawan yang membaca artike ini selalu berada dalam lindungan Allah swt. Aamiin

Share this

0 Comment to "Ruqyah"

Post a Comment