Wednesday, September 2, 2015

Hadits Tentang Ilmu


آفَةُالْعِلْمِ النِّسْيَانُ وَإِضَاعَتُهُ أَنْ تُحَدِّثَ بِهِ غَيْرَ أَهْلِهِ. رواه ابن أبى شيبة

"Bahaya ilmu adalah lupa dan menyia-nyiakannya adalah engkau membicarakannya kepada yang bukan ahlinya". (H.R. Ibnu Abi Syaibah)

أُغْدُعَالِمًَا، أَوْمُتَعلِّمًا، أَوْمُسْتَمِعًا، أَوْمُحِبًّا، وَلاَتَكُنْ الْخَامِسَ فَتَهْلَكَ. رواه البيهقى 

"Jadilah engkau orang yang berilmu atau yang belajar ilmu, yang mendengarkan ilmu atau yang mencintai ilmu dan janganlah engkau menjadi orang yang kelima niscaya kau akan binasa". (H.R. Al-Baehaqi)

أَفْضَلُ الصَّدَقَةِ أَنْ يَتَعَلَّمَ الْمَرْءُ الْمُسْلِمُ عِلْمًا، ثُمَّ يُعَلِّمَهُ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ. رواه ابن ماجه

"Seutama-utama sedekah adalah seorang muslim yang belajar suatu ilmu kemudian mengajarkannya kepada saudaranya yang muslim". (H.R. Ibnu Majah).


***
Kitab Mukhtarol Hadits. Syekh Ahmad Hasyimi

Tuesday, July 21, 2015

Pengertian Do'a


Do'a adalah kebutuhan ruhiyah setiap manusia dalam hidupnya. Do'a merupakan sarana untuk mengadukan segala persoalan hidup dan memohon pertolongan Allah swt, doa merupakan sarana yang efektif dan powerful untuk mengadukan segala permasalahan yang kita alami dan memohon ditunjukkan jalan keluarnya.
Do'a adalah sarana yang disediakan Allah bagi kita untuk memohon pertolongan kepada-Nya. Allah menjanjikan akan mengabulkan permohonan orang-orang yang berdoa kepada-Nya.
Bukankah Al-Qur'an telah menegaskan dalam surat Al-Baqarah [2]: 186.

وَاِذَاسَاَلَكَ عِبَادِيْ عَنِّيْ فَاِنِّيْ قَرِيْبٌ، اُجِيْبُ دَعْوَةَالدَّاعِ اِذَادَعَانِ فَلْيَسْتَجِيْبُوْالِيْ وَلْيُؤْمِنُوْابِيْ لَعَلِّهُمْ يَرْشُدُوْنَ

"Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku kabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Hendaklah mereka itu memenuhi perintah-Ku dan beriman kepada-Ku, agar mereka memperoleh petunjuk. " (QS. Al-Baqarah [2]: 186)

Do'a adalah pendamping yang kokoh dan strategis untuk menghadapi segala macam ujian dan tantangan. Doa adalah senjata yang ampuh untuk berjuang meraih kesuksesan di dunia dan akherat. Sungguh merugi orang-orang yang tidak menyadari dan memanfaatkan kekuatan doa. Apalagi orang-orang yang sombong, dirinya merasa tidak membutuhkan doa.
Al-Qur'an mengancam dengan neraka orang-orang yang menyombongkan diri. Alloh berfirman dalam (Qs Al-Mukmin [40]:60). 

Berikut dibawah ini daftar do'a yang mudah-mudahhan bisa bermanfaat buat kawan-kawan semua:
  1. Do'a agar dimudahkan dalam mencari ilmu (Belajar)

Friday, September 6, 2013

Pengertian Ilmu Sharaf

اَلْحَمْدُ لِلهِ عَالِمِ الْمَوْجُوْدَاتِ. وَعَلَّمَ الْأِنْسَانَا عِلْمَ الْأَمْثَالِ وَالصَّرْفِ وَالـتَّصْرِيْفَاتِ. وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى اَفْضَلِ الْمَخْلُوْقَاتِ. سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ سَيِّدِ الرُّسُلِ ذِى الْقُوَّةِ وَالرِّسَالَاتِ وَعَلَى اَلِهِ وَاَصْحَابِهِ اُوْلِى الْكَمَالَاتِ . اَمَّابَعْدُ؛ 
Ilmu Sharaf ialah: Suatu ilmu yang mempelajari susunan kalimat dan tata bahasa Arab (Bahasa Al-Qur'an) dengan mengatur perubahan bentuk kalimatnya. Seperti Lafadz:
1. (نَصْرًا) artinya: Pertolongan
2. (نَصَرَ) artinya: Telah menolong
3. (يَنْصُرُ) artinya: Akan menolong
4. (اُنْصُرْ) artinya: Harus Menolong


** BENTUK KALIMAT **

           Bentuk kalimat dalam Bahasa Arab disebut SEGHAT dan dapat diatur demikian :
1. Bentuk asal disebut Mujarrod (مُجَرَّدْ)  ada dua :
    1.1 Bentuk asal tiga disebut Tsulasi (ثُلَاثِيُّ)
    1.2 Bentuk asal empat disebut Ruba'i (رُبَاعِىّ)
2. Bentuk mazid ialah : Bentuk tambahan dari tiap bentuk asal tiga atau empat sampai maksimal enam (6) huruf dalam satu kalimat.
3. Wazan yaitu timbangan. Timbangan asal tiga ialah (ف ع  ل) dan timbangan asal empat ialah (ف ع ل ل).
         
           Yang tidak mengenai kepada wazan tersebut diatas, dinamakan mazid (bentuk tambahan), seperti lafadz (اَكْرَمَ) wazannya ialah : (اَفْعَلَ) mana haraf asal dan haraf tambahan Jaidah. 


***
K.H. Balukia Syakir, Uyeh. Ilmu Sharaf. Bandung: Yayasan Miftahus Salam (YAMISA)